THE SecrEt KnowLedGe

THE SecrEt KnowLedGe

Sabtu, 18 Mei 2019

IBD 1KA10


Sinopsis Film COLLIDE



























Negara                         :           German
Bintang film                :           Anthony Hopkins, Ben Kingsley, Felicity Jones, Nicholas
                                                Hoult

Sutradara                     :           Eran Creevy
Genre                           :           ActionThriller
Diterbitkan                  :           August 4, 2016

Film Collide menceritakan tentang sosok bernama Casey Stein yang sangat membutuhkan banyak uang untuk membiayai pengobatan kekasihnya, yaitu Juliette. Terdesak untuk mendapatkan uang dalam jumlah yang banyak dengan waktu yang cukup singkat membuat Casey terjebak kembali dalam dunia kriminal. Dia pun terpaksa kembali bekerja kepada Geran, seorang bandar narkoba yang cukup ditakuti. Casey mendapatkan tugas untuk mencuri truk bermuatan narkoba yang ternyata adalah milik Hagen Kahl, seorang bos kriminal yang sangat berbahaya.

Nasib baik belum berpihak kepada Casey, tugasnya untuk mencuri ternyata gagal total. Dia justru tertangkap oleh anak buah Hagen dan menjadi bulan-bulanan dengan berbagai siksaan. Hingga akhirnya Casey berhasil meloloskan diri. Namun sayang, Casey dihadapakan pada situasi yang sangat sulit karena Julette telah diculik oleh Hagen.
Mendapati kenyataan tersebut, mau tak mau Casey harus menyelamatkan orang yang dicintainya sebelum Hagen membunuhnya. Berhasilkah Casey melawan Hagen dan menyelamatkan Juliette? Saksikan perjuangan Collide di film ini.

Sumber referensi  :  https://www.imdb.com/title/tt2126235/


Selasa, 31 Januari 2017

Tugas Softskill Pengantar Telematika 3

TUGAS SOTSKILL 3 PENGANTAR TELEMATIKA
NAMA            : ALDI SUKMADIKA
KELAS           : 4KA10
NPM               : 10113606

1.      Jelaskan bagaimana proses komunikasi antara user dengan mesin (perangkat telekomunikasi dan komputer) sehingga user dapat mengakses layanan telematika!

Secara sederhana proses komunikasi digambarkan seperti ilustrasi diatas dengan Receiver sebagai user dan Sender sebagai mesin pmberi layanan. Dalam mode duplex antara sender dan receiver sifatnya tidak terikat. Sedangkan untuk penjelasan rincinya adalah sebagai berikut:

Suatu pesan/ perintah, sebelum dikirim, terlebih dahulu disandikan (encoding) ke dalam simbol simbol yang dapat menggunakan pesan yang sesungguhnya ingin disampaikan oleh pengirim. Apapun simbol yang dipergunakan, tujuan utama dari pengirim adalah menyediakan pesan dengan suatu cara yang dapat memaksimalkan kemungkinan dimana penerima dapat menginterpretasikan maksud yang diinginkan pengirim dalam suatu cara yang tepat. Pesan dari komunikator akan dikirimkan kepada penerima melaui suatu saluran atau media tertentu. Pesan yang di terima oleh penerima melalui simbol-simbol, selanjutnya akan ditransformasikan kembali (decoding) menjadi bahasa yang dimengerti sesuai dengan pikiran penerima sehingga menjadi pesan yang diharapkan (perceived message).

            Hasil akhir yang diharapkan dari proses komunikasi yakni supaya tindakan atau pun perubahan sikap penerima sesuai dengan keinginan pengirim. Akan tetapi makna suatu pesan dipengaruhi bagaimana penerima merasakan pesan itu sesuai konteksnya. Oleh sebab itu, tindakan atau perubahan sikap selalu didasarkan atas pesan yang dirasakan.

            Adanya umpan balik menunjukkan bahwa proses komunikasi terjadi dua arah, artinya individu atau kelompok dapat berfungsi sebagai pengirim sekaligus penerima dan masing-masing saling berinteraksi. Interaksi ini memungkinkan pengirim dapat memantau seberapa baik pesan-pesan yang dikirimkan dapat diterima atau apakah pesan yang disampaikan telah ditafsirkan secara benar sesuai yang diinginkan.

            Dalam kaitan ini sering digunakan konsep kegaduhan (noise) untuk menunjukkan bahwa ada semacam hambatan dalam proses komunikasi yang bisa saja terjadi pada pengirim, saluran, penerima atau umpan balik. Dengan kata lain, semua unsur-unsur atau elemen proses komunikasi berpotensi menghambat terjadinya komunikasi yang efektif. Hambatan tersebut diuraikan dalam hambatan-hambatan dalam komunikasi.
Interaksi user dengan perangkat telekomunikasi adalah melalui sebuah interface yang dirancang sedemikian rupa sehingga dapat berinteraksi dengan komputer, sehingga manusia dalam mengoperasikan komputer dan mendapatkan berbagai umpan balik yang ia perlukan selama ia bekerja pada sebuah sistem komputer. Para perancang interface manusia dan komputer merancang sistem komputer yang bersifat user friendly. Kita butuh Interaksi manusia komputer adalah agar kita lebih cepat dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. serta dapat membuat waktu pengerjaannya lebih cepat dan tidak membutuhkan banyak biaya dalam membuat suatu pekerjaan

2.      Apa fungsi dasar hukum (UU ITE) yang digunakan apabila ada penyalahgunaan dalam layanan telematika, jelaskan!
Jikaterdapat suatuy penyalahgunaan dalam layanan telematika satu langkah yang dianggap penting untuk menanggulanginya adalah mewujudkannya dalam suatu rambu-rambu hukum.

Di Indonesia sendiri sudah diterapkan rambu-rambu hokum tersebut  berupa Undang-undang Transaksi dan Informasi Elektronik (UU No. 11 Tahun 2008 yang disebut sebagai UU ITE). Hal paling mendasar dari UU ITE ini sesungguhnya merupakan suatu upaya pengakselerasian manfaat dan fungsi hukum (peraturan) dalam kerangka kepastian hukum.
Fungsi dasar UU ITE dalam hal penyalahgunaan layanan telematika adalah sebagai dasar hukum untuk menyelesaikan berbagai persoalan seperti penyalahgunaan itu sendiri. Selain itu dengan UU ITE diharapkan seluruh persoalan terkini berkaitan dengan aktitifitas di dunia maya dapat diselesaikan dengan baik. Oleh karena itu UU ITE ini merupakan perlindungan yang diberikan Negara kepada seluruh masyarakat Indonesia dalam rangka menjamin kepastian hukum, dimana sebelumnya hal ini  menjadi kerisauan semua pihak, khususnya berkenaan dengan munculnya berbagai kegiatan berbasis elektronik.


3.      Jelaskan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya penyalahgunaan layanan telematika!
·         Faktor moral
User merupakan faktor utama terjadinya penyalahgunaan telematika. Para user yang tidak bertanggung jawab tidak jarang memanfaatkan fasilitas layanan telematika untuk melakukan cybercrime ataupun penyalahgunaan yang lain.
·         Faktor pengawasan dan pendidikan
Lemahnya pengawasan dan pendidikan yang diberikan orang tua dan guru juga menjadi penyebab terjadinya penyalahgunaan ini, hal ini menyebabkan adanya kesempatan bagi sesorang untuk menyalahgunakan layanan telematika.

·         Faktor Pengaruh Komunitas / Lingkungan
Lingkungan sekitar menjadi hal yang penting dalam terpengaruhnya individu / seseorang terhadap etika yang dibentuk. Lingkungan yang memberikan pergaulan buruk, sudah pasti akan mempengaruhi individu yang ada didalamya.


Kamis, 01 Desember 2016

Analisis Web Pemerintah Jawa Timur

 TUGAS KELOMPOK 
ANALISIS KINERJA SISTEM


KELOMPOK 9 :

ALDI SUKMADIKA              (10113606)
ALI K. BACHTIAR               (10113676)
ERFINA G. P                          (1B116037) 
GUNTUR CIKAL AJI           (13113791)
RIVKA RUSALIA                 (1B116044)
YOPPY CANDRA                 (17112858)
WILDAN JANUAR               (19113287)



Tabel .1
No.
Unit Analisis
Kategori Analisis
Jawa Timur
Kabupaten Jember
Kabupaten Pasuruan
1
Selayang Pandang
Sejarah
1
1
1
Motto
1
1
0
Lambang
1
1
1
Arti lambang
0
1
1
Lokasi dalam bentuk Peta
0
0
1
Visi dan Misi
1
1
1
2
Pemerintah Daerah
Eksekutif
1
0
1
Legislatif
1
0
1
Nama, alamat, telepon, e-mail dari pejabat daerah
1
1
0
Biodata dari pimpinan daerah
1
1
1
3
Geografi
Topografi
0
0
1
Demografi
0
1
1
Cuaca dan Iklim
0
0
1
Sosial dan ekonomi
1
1
1
Budaya dari daerah bersangkutan
1
1
1
Ada informasi berupa numeris/statistic dan harus mencantumkan nama instansi dari sumber datanya
1
0
0
4
Peta Wilayah dan Sumberdaya
Peta Wilayah
0
0
0
Bentuk Peta sumber daya
0
0
0
5
Peraturan/Kebijakan Daerah
Peraturan Daerah (Perda) yang telah dikeluarkan oleh Pemda bersangkutan
0
0
0
6
Buku Tamu
Buku Tamu
0
0
0
Forum
0
1
1

Menurut panduan dari KOMINFO (2003), isi minimal pada setiap situs website pemerintah harus mencakup selayang pandang, pemerintah daerah, geografi, peta wilayah dan sumber daya, peraturan atau kebijakan daerah serta buku tamu. Tabel  1 merupakan tabel yang berisi analisis website provinsi Jawa Timur dan dua kabupaten, yaitu kabupaten Jember dan kabupaten Pasuruan. Dilihat dari unit analisis selayang pandang yang berisi sejarah, moto, lambang serta arti lambang, lokasi dalam bentuk peta dan visi misi, ketiga web secara singkat telah menjelaskan tentang keberadaan pemerintah daerah yang bersangkutan, terutama pada website kabupaten Pasuruan. Website kabupaten Pasuruan memiliki kategori lebih lengkap dibandingkan dengan Jawa Timur dan Kabupaten Jember yang terkait dengan unit selayang pandang, sedangkan  website ibukota provinsi Jawa Timur yaitu surabaya dan Jember memiliki beberapa kekurangan informasi yang terkait dengan unit analisis selayang pandang. 
            Unit analisis pemerintah daerah menjelaskan tentang struktur organisasi yang ada di provinsi Jawa Timur, kabupaten Jember dan kabupaten Pasuruan baik eksekutif maupun legislative beserta nama, alamat, telepon, email dan informasi yang terkait  dari pejabat daerah.  Pada Tabel 1 terlihat bahwa website kabupaten Pasuruan hampir memiliki semua aspek yang ada ada unit pemerintah, namun pada website kabupaten Jember tidak memiliki biodata lengkap dari pimpinan daerah yang sedang menjabat. Website provinsi Jawa Timur dan kabupaten Jember memiliki salah satu dari beberapa aspek yang ada di dalam unit pemerintah daerah yaitu, kategori biodata dari pemimpin daerah. 
            Unit analisis geografi berisi tentang topografi, demografi atau kependudukan, cuaca dan iklim, social dan ekonomi, budaya dari daerah yang bersangkutan serta adanya informasi dalam bentuk numeric atau statistic yang harus mencantumkan nama instansi dari sumber datanya. Pada Tabel 1, terlihat bahwa website provinsi Jawa Timur memiliki sosial ekonomi dan budaya-budaya  yang ada di provinsi Jawa Timur. Website kabupaten Jember memiliki topografi, sosial ekonomi serta budaya-budaya yang terdapat di kabupaten Jember. Website kabupaten Pasuruan memiliki kategori topografi serta  cuaca dan iklim yang berada pada menu Geografi pada website tersebut, namun untuk kategori demografi terdapat pada menu Selayang pandang.
            Berdasarkan unit analisis peta wilayah dan sumber daya, website kabupaten Pasuruan memiliki kedua ketegori analisisnya, yaitu kategori bentuk peta sumber daya dan peta wilayah yang berada pada menu Profil-Deskripsi Wilayah. Pada Tabel 1 dapat dilihat pula, bahwa website kabupaten Jember memiliki satu kategori analisis yaitu kategori peta wilayah. Dari hasil analisis pada Tabel 1, website ibukota provinsi Jawa Timur yaitu Surabaya tidak memiliki unit analisis peta wilayah dan bentuk peta sumber daya. 
            Ditinjau dari unit analisis peraturan atau kebijakan daerah, yang menjelaskan tentang peraturan daerah (perda) yang telah dikeluarkan oleh pemerintah daerah yangbersangkutan. Dengan adanya situs web peraturan daerah ini, maka peraturan atau kebijakan-kebijakan yang ada di daerah dapat langsung diketahui oleh masyarakat luas. Website provinsi Jawa Timur dan kabupaten Pasuruan memiliki ketegori analisis tersebut, namun untuk website kabupaten Jember tidak memilikinya. 
            Unit analisis buku tamu berfungsi sebagai tempat untuk menerima masukan atau saran dari pengguna situs web pemerintah daerah yang bersangkutan. Berdasarkan analisis yang terdapat pada Tabel 1, website kabupaten Pasuruan memiliki buku tamu serta forum. Website provinsi Jawa Timur dan kabupaten Jember juga memiliki forum, namun belum memiliki buku tamu
Unit Analisis e – government telah memiliki bobot nilai begitu juga dengan kategorisnya. Bobot nilai yang diberikan disesuaikan dengan penilaian berdasarkan analisis yang dilakukan. Berikut tabel unit analisis e-government dan kategorinya untuk Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Jember dan Kabupaten Pasuruan




 Tabel.2
No.
Unit Analisis
Bobot Nilai
Kategori
Bobot Nilai
Jawa Timur
Kabupaten Jember
Kabupaten Pasuruan
1
Informasi Menu Utama dalam Website
25%
Potensi Daerah
40%
90
81
79
Komoditas Utama
30%
Kualitas SDM
30%
2
Informasi Tambahan Dalam Fasilitas Website
20%
Tahap I
20%
80
87
81
Tahap II
30%
Tahap III
50%
3
Penyediaan Hubungan
15%
G2C
40%
89.5
80
83.5
G2B
30%
G2G
30%
4
Aksesibilitas
10%
< 10 Detik
100%
100
100
100
10-30 Detik
70%
> 30 Detik
50%
5
Design
10%
Animasi
30%
85
81
87
Grafis
30%
Teks Lengkap
40%
6
Jumlah Tingkatan Informasi
20%
1 Tingkat
25%
80
80
85
2 Tingkat
25%
3 Tingkat
25%
4 Tingkat
25%
TOTAL



87.4
84.83
85.92

Analisa

Tabel diatas merupakan tabel Unit Analisis E-Government dan Kategoris yang berisi perhitungan nilai untuk setiap website pemerintahan yaitu web pemeritah provinsi Jawa Timur, kabupaten Jember dan Kabupaten Pasuruan. Pada Tabel tersebut terdapat unit analisis yang mencakup informasi menu utama dalam website, informasi tambahan dalam fasilitas website, penyedia hubungan, design dan jumlah tingkatan informasi. Dari ketiga web pemerintah yang telah dianalisis, website provinsi Jawa Tengah unggul pada unit informasi tambahan dalam fasilitas web, design dan jumlah tingkatan informasi. Website kabupaten Pasuruan lebih unggul dalam unit analisis informasi menu utama dalam website dan penyedia hubungan, sedangkan dalam unit analisis aksesbilitas ketiga website memiliki bobot nilai yang hampir sama. 

Tabel total %nilai total
Website E-Government
Unit Analisis E-Government dan Kategoris
Jawa Timur
87.4
Kabupaten Jember
84.83
Kabupaten Pasuruan
85.92

 merupakan tabel kesimpulan yang didapat dari hasil analisis website pemerintah yang dinilai berdasarkan panduan dari KOMINFO (2003). Dari ketiga website pemerintah yang telah dianalisis dapat disimpulkan bahwa website pemerintah kabupaten Pasuruan memiliki kategori analisis yang lebih lengkap dibandingkan dengan website pemerintah Jawa Timur dan kabupaten Jember. Untuk kedepannya diharapkan agar setiap website pemerintah dapat melengkapi ketegori analisis sehingga dapat memberikan informasi dan layanan yang lebih baik dan berguna bagi masyarakat yang membuka website pemerintah.